Wednesday, August 16, 2006

Break dulu....

Sigh, setelah problem komputer 2 hari lalu selesai, dengan catatan semua bookmark dan update antivirus ilang:(, kayaknya gw dijangkiti virus kecuanduan game manajemen bola lagi nih....:Dsoalnya dah dua hari di rumah pasti maen game FM (Football Manager) mulu....jadinya yah gitu deh, lupa ama blog.....apalagi koneksi internet dialup di rumah lagi lemot banget, jadi gw mo buka e-mail aja lamanya kayak nungguin siput lagi kencing (emang bisa kencing ya???)=)).

BTW, untuk sementara, blog gw yg di wordpress ditutup dulu#:-S, karena gw juga kayaknya gak kuat nge-handle 2 blog sekaligus, jadi kalo berharap liat ulasan politik yang pedas, ya tungguin aja dulu di blog yang garing ini. Lagian, gw juga dah terlanjur daptarin blog ini di Blog Awards 2006, jadi yah pasti kan dinilai tuh 'kehidupan' blog itu sendiri, jadi gimana blog gw mo dinilai kalo orangnya dah pindah ke blog baru?8-}

Oh ya, postingan hari kemerdekaan gw post nanti malem. Tengah malem maksudnya, gw janji deh!!! Soalnya malu juga masa dah kalah dari sisi leot, masa kalah dari tulisan juga?(emang ini lomba ya?).

Satu tahun perdamaian Aceh

Hmm....ini sekedar sampiran aja, eh kebalik deng, yang diatas itu sampiran, isinya teh yang ini.....(ini kan blog, mana tehnya????, ye, ini teh isi.....lah...kok jd ngebahas iklan???=))). Gw sich oke2 dan seneng2 aja sama perdamaian di Aceh, karena menurut gw damai di aceh tahun lalu, itu emang HARUS dicapai karena rakyat Aceh saat itu (dan hingga sekarang) menderita sekali dengan adanya bencana Tsunami yang menewaskan ratusan ribu nyawa, jadi kayaknya gak logis aja kalo masih harus dipusingin sama perang dan suara bising peluru yang berseliweran, jadi menurut gw, pemerintah sudah sangat on the right track dalam kasus Aceh.

Tapi pemerintah juga harus ingat, kalo menjaga perdamaian itu lebih susah daripada naro' telor di tanduk kebo3:-O, eh bukan, daripada membuat perdamaian. Emang susah juga sih membuat perdamaian, tapi melihat pengalaman gw dengan kakak gw yang kerjanya ribut tiap 3 hari, jadi gw simpulkan kalo pemerintah harus sangat hati-hati dalam membuat keputusan di Aceh, karena bagaimanapun, di setiap kota pasti ada yang namanya ketidakpuasan, dalam kasus aceh, ketidakpuasan ini bisa jadi buruk karena memiliki nilai sejarah separatis, yang menyebabkan di dalam masyarakat sipil Aceh itu ada orang-orang yang memiliki pengalaman bertempur. Ibarat DR. Azhari, Imam Samudra, dll, yang memiliki pengalaman bertempur di Afghanistan, sudah terbukti kalau orang yang memiliki pengalaman bertempur dihadapkan kepada ketidakpuasan, dia akan menggunakan kemampuannya untuk mengubah ketidakpuasan itu.

Tapi, akhirnya gw cuma bisa bilang selamat kepada rakyat Aceh, selamat kepada pemerintah karena berhasil membuat perdamaian di Serambi Mekkah, dan selamat kepada GW karena bisa membuat artikel sambil memimpin Persma Menado melawan Sriwijaya FC! YEEEEH!<:-P

1 comment:

Anonymous said...

This is very interesting site... film editing schools